Saya Bagus Satria Gunadi, lulusan Arsitektur Universitas Pancasila dengan minat pada perancangan hunian, bangunan komersial, dan kawasan campuran. Pengalaman merancang mencakup berbagai tipologi, mulai dari fasilitas olahraga dan rumah kopel hingga bangunan bertingkat tinggi, dengan pendekatan yang mengutamakan fungsi, estetika, dan keselarasan terhadap konteks lingkungan sekitar.
Enam kelompok karya yang mencakup hunian, fasilitas olahraga, bangunan bertingkat tinggi, kawasan, bangunan publik, dan gambar kerja profesional.
Hunian berderet dua unit pada satu lahan dengan pendekatan modern tropis.
Stadion tenis indoor berstandar internasional dan wisma atlet dengan struktur folded plate.
Menara apartemen dengan fungsi retail, perkantoran, dan perpustakaan.
Penataan kawasan ramah anak pada lingkungan sekolah, kelurahan, dan perdagangan.
Tugas akhir — perpustakaan publik adaptif iklim untuk Kota Tangerang.
Dokumen teknis dan perancangan interior pada tiga proyek rumah tinggal.
Rumah kopel adalah hunian berderet yang dibangun pada satu lahan dengan desain serupa dan atap yang sama. Kedua bangunan dipisahkan oleh dinding sebagai pembeda antar unit, dengan ukuran ringkas yang membuat perawatan dan pemeliharaannya relatif mudah.
| Lokasi | Jakarta |
|---|---|
| Tipologi | Hunian berderet — dua unit, satu lahan |
| Pendekatan Desain | Modern tropis — kanopi kayu, dinding kisi beton, skylight |
| Tahun | 2023 |
Arsitektur modern tropis beradaptasi terhadap kelembapan udara, paparan sinar matahari, dan curah hujan tinggi sehingga tidak mengganggu fungsi utama bangunan. Tampak depan simetris dengan atap pelana ganda dan dinding kisi beton berlapis tanaman rambat menjadi identitas visual utama, sementara ruang jemur memanfaatkan skylight dan louvre kayu vertikal untuk pencahayaan alami sekaligus privasi.
Stadion tenis indoor berstandar internasional yang dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musala, dan ruang ganti pemain. Selain untuk kompetisi nasional dan internasional, bangunan ini dapat digunakan untuk berbagai acara multi-event, baik komersial maupun non-komersial.
| Lokasi | Jakarta |
|---|---|
| Tipologi | Stadion tenis indoor & wisma atlet |
| Sistem Struktur | Folded plate — pelat tipis dilipat, besi baja & beton |
| Dimensi | Panjang ±90 m, lebar ±60 m, 4 lantai (skala 1:350) |
| Wisma Atlet | 1 tower, 5 lantai, 8 unit hunian per lantai |
Lipatan memberikan kekakuan ekstra pada pelat tipis — seperti kertas yang dilipat menjadi lebih kokoh, folded plate memungkinkan penggunaan material yang lebih efisien tanpa mengorbankan kekuatan. Bentuk fasad yang dilipat menghasilkan geometri berulang yang menandai kehadiran bangunan sebagai fasilitas olahraga.
Bangunan yang mewadahi fungsi campuran berupa perkantoran, apartemen, dan perpustakaan. Tapak berada di kawasan pusat kota Jakarta yang strategis karena mudah terintegrasi dengan transportasi umum dan berdekatan dengan fasilitas kota lainnya.
| Lokasi | Jl. Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan |
|---|---|
| Tipologi | Mixed-use — apartemen, perkantoran, retail, perpustakaan |
| Zonasi Vertikal | Perpustakaan — perkantoran — sky lobby & refugee — hunian |
| Pendekatan Desain | Transformasi geometri (lingkaran, persegi, oval) ke dalam massa |
| Tahun | 2025 |
Pohon menjadi gambaran tema rancangan — menyerap karbon, memberi keteduhan, dan menghubungkan bangunan dengan kebutuhan lingkungan perkotaan yang terus meningkat. Pola geometris yang menyatukan bentuk lingkaran, persegi, dan oval kemudian ditransformasikan ke dalam siteplan dan massa bangunan.
Rencana kota ramah anak pada lingkungan sekolah, kelurahan, dan area perdagangan. Pembahasan berfokus pada penyediaan fasilitas pedestrian agar pejalan kaki merasa aman dan nyaman.
| Lokasi | Tebet, Jakarta Selatan |
|---|---|
| Tipologi | Penataan kawasan — sekolah, kelurahan, perdagangan |
| Tema | Child friendly — jalur pejalan kaki untuk gaya hidup aktif |
| Pertimbangan Utama | Keselamatan, aksesibilitas, dan keterlibatan pengguna |
| Tahun | 2025 |
Kota Tangerang berkembang menjadi kawasan urban dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan ruang publik yang terus meningkat, sementara perpustakaan kota belum beradaptasi dengan pergeseran pola literasi masyarakat menuju format digital dan kolaboratif. Ruang baca konvensional cenderung statis dan kurang fleksibel untuk pembelajaran kolaboratif maupun diskusi kelompok.
| Lokasi | Tangerang, Banten |
|---|---|
| Tipologi | Perpustakaan Publik — Hybrid (koleksi fisik & layanan digital) |
| Sistem Struktur | Rangka baja (steel frame), kolom & balok modular mengikuti massing |
| Pendekatan Desain | Ramah lingkungan — ventilasi & pencahayaan alami tropis |
| Program Studi | Universitas Pancasila — Tugas Akhir |
Rancangan mengembangkan bangunan perpustakaan hybrid yang memadukan koleksi fisik dan layanan digital, dengan pendekatan ramah lingkungan sebagai strategi desain utama. Ruang baca, ruang kolaborasi, dan fasilitas edukasi berdampingan dengan elemen hijau dan bukaan alami, memungkinkan bangunan beradaptasi terhadap iklim tropis Tangerang tanpa bergantung sepenuhnya pada energi mekanis.
Fasad memanfaatkan kaca low-E untuk mengurangi panas matahari, vegetasi bertingkat sebagai ruang hijau vertikal yang sekaligus menaungi bangunan, serta material kayu bersumber lestari. Cahaya alami dimaksimalkan melalui bukaan kaca berukuran besar dan ruang terbuka untuk menekan kebutuhan pencahayaan buatan.
Perpustakaan ini dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang mengintegrasikan empat ruang utama — ruang kepala perpustakaan, ruang les, lobi/ruang tunggu, dan area baca umum — dalam satu alur sirkulasi yang saling terhubung secara fungsional.
Dokumen teknis dan perancangan interior pada tiga proyek rumah tinggal, Oktober–Desember 2025.
Sebagai lulusan baru Arsitektur Universitas Pancasila, saya sedang mencari kesempatan bergabung sebagai arsitek junior, drafter, atau desainer interior di konsultan perencana maupun studio desain.
Pengalaman kerja praktik di Mozaic Architects membekali saya dengan kemampuan menyusun gambar kerja yang siap digunakan di lapangan — denah pola lantai, rencana plafon, rencana kusen, potongan bangunan, hingga perancangan interior beserta visualisasi tiga dimensinya.
Saya senang bekerja dalam tim, terbiasa menerima masukan melalui proses revisi bertahap, dan siap belajar mengikuti standar gambar yang berlaku di perusahaan.
Jakarta Selatan, Indonesia
Sarjana Arsitektur — Universitas Pancasila, 2026